Kilas balik perjalanan 2018

Kalau di acara berita atau media surat kabar ada yang namanya kaleidoskop, bagiku aku punya kilas balik di 2018 ini.

Untuk sampai di ujung tahun 2018 ini, sebenarnya ada tahun-tahun yang kulewati..ada semangat, ada duka, gembira, khawatir, takut berlebihan dan bahagia. Ada perasaan lega pula..

Januari 2018

Di bulan ini, hatiku bergelut. Benar-benar sedang mengupayakan untuk menjadikan keluarga kami berdikari, belajar mandiri tepatnya. Kadang sedih karena merasa dan dianggap selalu merepotkan, dianggap selalu iri dan disalahpahami padahal maksudnya justru perhatian. Mungkin salah penyampaian atau salah penangkapan jadinnya apa yang kami komunikasikan sering disalahpahami bahkan sering kena fitnah..astagfirullah..innalillaah..ni ujian..Diskusi dengan suami dan akhirnya deal, kami putuskan mandiri. Setiap sabtu-minggu hunting kontrakan..

Februari 2018

Setelah ikut komunitas dan mendapati quote keren..

“Berubah atau kalah” dan For the change, I must chang first (Septi Peni dan Dodik M)

Lalu pikiran itu semakin bulat ketika suami hunting dan kami menemukan tempat yang cocok. Fix. Bulan ini insyaAllah pindah, dan memang kita benar-benar memulai dari sini. Mulailah kami menyampaikan maksud kepindahan kami dan menyicil packing barang. Sebenarnya aku tahu, ada sedih yang aku lihat di wajah ibu dan bapakku..tetapi..kuyakinkan lagi..

Anakmu sudah dewasa pak..buk..waktunya melangkah mandiri..

Tapi bukan ini rasa sedih mereka sepertinya, ah..entahlah..

Mulailah kami menyusun anggaran dengan dana yang cukup terbatas agar bisa membeli benda pengisi hunian. Alhamdulillah, banyak rejeki tak disangka, banyak saudara turut membantu..ini jadi semacam jurnal syukurku untuk tahun ini yah..

Maret – April 2018

Karena ketika pindah ke kontrakan, posisi aku sedang hamil kedua. Usia kandungan udah lima bulan di Februari so..aku mulai browsing dan baca artikel kehamilan lagi meski tak serajin ketika hamil anak pertama. Jadwal mengajar bimbel juga lumayan padat, karena di semester 2 banyak agenda susul menyusul mempersiapkan UN tahun ajaran 2017/2018. Biidznillah, dapat jadwal ngajar di Sekolah Al Irsyad. Seneng juga ngajar shalihah-shalihah yang menjaga pandangan dan aurat mereka. Bersama salah satu teman mengajar yang kini sudah tiada, aku sempat menikmati hidangan ala pondok disini,hehe..pengalaman yang benar-benar seru.

Juni 2018

Ketika ramadhan dan mendekati lebaran, kami sekeluarga mudik ke mertua di Banjarnegara. Mudik yang juga sekaligus menjadi semacam terapi, jalan-jalan agar emak tetap waras..ups..hehe..

Juli 2018

Hari-hari penantian, di bulan ini aku disibukkan mengerjakan desain untuk me lay out buku kenangan matrikulasi komunitas. Kubaca profil temanku satu persatu dan ternyata profesi dan pengalaman mereka membuka mataku. Di momen inilah tetiba aku pengen nulis lagi, menghidupkan blogku yang berjelaga. Banyak dikerubuti sarang laba-laba..haha..Sering kontraksi, tetapi belum bukaan juga. Sampai dokter memberi batas penantian di akhir bulan harus caesar, meskipun aku masih nawar ke dokternya dan diberi perpanjangan seminggu lagi akhirnya..maklumlah..pengen sekali-kali ngrasain lahiran normal. Dulu anak pertama aku caesar soalnya..

Agustus 2018

Tiap hari aku dan kakak jalan-jalan. Menyusuri jalan tanjakan ke perumahan sebelah atau turunan ke pasar dadakan. Sudah berhari-hari kontraksi tapi muncul hilang. Di hari kamis suami menitipkanku di tempat ibu agar sewaktu-waktu ketika persalinan datang, ada yang siap mengantar plus rumah ibu deket sama rumah sakit. Sabtu awal bulan kejatahan periksa terakhir plus eksekusi kalau tetep gak kontraksi atau kontraksi gak nambah. Aku merasakan pengalaman kontraksi juga di kehamilan kedua, di kehamilan pertama bahkan aku bingung kontraksi itu seperti apa? Ternyata rasanya semacam kram di perut dan kadang mulas seperti mau menstruasi. Jumat pagi aku kontraksi lagi dan malamnya suami antar ke UGD karena kontraksi semakin menjadi. Perawat cek semua dan ternyata meski kondisiku normal dan sudah bukaan tiga tapi dokter bersikukuh aku sc lagi karena riwayat tak kontraksi pas dipacu ketika kehamilan pertama. Padahal waktu itu dipacunya sampai tiga kali. Kalau di kehamilan ini, dokter juga tak mengizinkan karena panggulku tak simetris. Ketika diberikan ruangan, semalam aku tak bisa tidur karena kontraksi datang terus menerus. Mau jalan-jalan tapi bawa infus, di bed gak nyaman pokoknya. Suami yang ngeliat gak tega. Aku juga sudah disuruh puasa. Semaleman berdoa biar bisa normal, dan ternyata paginya pas diobservasi bukaanku udah nambah dan dokter ijinkan persalinan normal dengan syarat bukaan tak terlalu lama. Padahal sudah disuruh puasa, tak makan, sampai jam 12.00 siang energi sudah habis dan perawat memintaku makan siang. Haha, mau nelan makanan sudah gak sanggup rasanya, apalagi didera kantuk semalaman gak tidur. Di jam 12.00 gantian ibuku jaga, suami nunggu diluar karena gak tega. But, bukaan udah 6 tapi gak nambah juga, alhasil aku siap-siap caesar. Dokter mengupayakan memecah ketuban juga gak bertambah. Aku sc lagi akhirnya. Anak kedua lahir selamat tanggal 4 Agustus tahun ini.

September -November

Vakum, tak ada kegiatan selain momong dua bocil. Ada jenuh, dan kuputuskan ngeblog lagi. Membenahi blog yang lama udah gak dibuka. Gabung beberapa platform komunitas ngeblog, salah satunya Blogger perempuan. Eh ada challenge, padahal masih bebersih dan renovasi blog. Hehe, karena ada tugas komunitas parenting dan takut kena DO pula maka blogging challengenya mengalami hambatan, apalagi ketika harus nulis dengan tema 5 akun favorit, 5 akun blogwalking, 5 akun youtuber karena aku gak punya. Satu-satunya yang kuingat cuma jaman kuliah aku rajin berkunjung ke lamannya Pak Rovicky Dwi P, geolog UGM yang punya sebutan pakdhe di blog Dongeng Geologi dan Fifi AlviantoFifi Alvianto, hijabers yang cantik aduhai. Tapi geliat dan semangat untuk menulis akhirnya mendapatkan gairah disini. Aku juga mulai seneng ngisi googlemap jadi ala ala local guide ceritanya dan beberapa kali dapet bonus voucher. Aku pengen ngucapin banyak terimakasih ke Blogger perempuan atas challengenya. Tahun depan please..ada lagi yaa..bismillah semoga bisa ikutan…aamiin..

Iklan

Stimulasi motorik anak usia 2-3 tahun bersama Monde Boromon

Tahukah bunda kalau Motorik dan Sensorik anak berkembang pesat  di usia Golden Age ?,  yaitu di rentang usia antara 0 hingga 5 tahun. Di masa emas ini, dimana sel-sel otaknya sedang berkembang begitu pesat membutuhkan stimulasi yang tepat agar apa yang diperolehnya mampu meningkatkan kecerdasannya. Disini, peran orang tua dibutuhkan agar anak menjadi terampil dan kreatif. Lalu bagaimana merangsang agar tumbuh kembang anak agar optimal ?

Bagaimana Menstimulasi Motorik Anak?

Dari beragam info, mulai dari baca buku, browsing internet, bertanya ke sahabat hingga ikut klub parenting akhirnya saya temukan cara tepat untuk melatih kreativitas dan keterampilan kakak yaitu dengan memberi stimulasi baik sensorik maupun motorik kakak dengan beragam aktivitas bermain dan makanan dengan gizi seimbang. Stimulasi sensori bisa dilatihkan dengan bermain menggunakan media yang berwarna, beraroma, bisa didengar, maupun bertekstur sehingga indera peraba, penciuman, penglihatan, pendengaran dan perasanya bekerja sdangkan stimulasi motorik halus pada anak lebih ditujukan untuk meningkatkan kemampuan sosial, berbahasa dan mengendalikan emosi. Motorik halus ini melibatkan otot-otot kecil dalam tubuhnya,  koordinasi mata dan tangan khususnya jari-jari tangannya. Ragam kegiatan untuk merangsang motorik halus ini antara lain bisa berupa aktifitas :

  1. Menggambar
  2. Bermain playdough
  3. Membalik halaman buku
  4. Menyusun balok kayu
  5. Bermain beras warna warni
  6. Merasakan tekstur kasar dan halus

Stimulasi motorik kasar pada anak yang melibatkan otot-otot besar dalam tubuhnya seperti otot kaki dan lengan tangan. Anak akan menjadi terampil dan lebih percaya diri ketika motorik kasarnya mampu bekerja dengan baik sesuai kematangan fisiknya. Kegiatan yang mampu menstimulasi motorik kasar pada anak usia 2-3 tahun antara lain :

  1. Mengayuh Sepeda
  2. Memanjat
  3. Naik turun tangga
  4. Melempar bola
  5. Melompat

Dari ragam contoh kegiatan yang saya sampaikan diatas, kita bisa pilih yang kira-kira anak menyukainya.  Kebetulan, hampir semua contoh yang saya sebutkan diatas, kakak menyukainya. Dalam sepekan ini, saya mengajak kakak untuk berkegiatan baik indoor maupun outdoor agar kegiatan yang bervariasi ini tidak cepat membuatnya jenuh.Kakak yang cenderung aktif, begitu menikmati kegiatan outdoor yang menguras tenaga. Setelah lelah bermain diluar ruangan atau ketika sedang hujan, biasanya saya menemani kakak menggambar ditemani cemilan sehat dari Monde Boromon yang turut membantu menstimulasi motorik halus kakak.

Kenapa Monde Boromon?

Monde Boromon merupakan cemilan sehat dari Monde berupa kukis yang diperuntukkan untuk anak usia 1 hingga 5 tahun. Selain itu rasanya sangat disukai kakak. Bentuknya yang imut dan teksturnya yang renyah diluar namun mudah lumer saat kena air liur membantu melatih motorik yang ada di lidah dan mulut kakak. Otomatis, selain aman dan sehat, Monde Boromon membantu kakak mengeksplorasi rasa, bentuk, tekstur serta kemampuan untuk makan.

Kakak pun suka
Tekstur yang lembut dan disukai anak

Apa manfaat yang didapat dari Monde Boromon?

Selain karena rasanya yang disukai kakak, Monde Boromon mengandung DHA yang membantu mencerdaskan otak. Bahannya yang berasal dari sari pati kentang dengan kandungan madu membuat Monde Boromon rendah gula dan bebas gluten (Gluten Free)  sehingga membuat saya percaya bahwa Monde Boromon aman dikonsumsi balita. Teksturnya yang lembut membuat si kecil mudah mengeksplorasi tekstur, rasa dan bentuk sehingga merangsang motorik anak untuk berkembang. Monde Boromon juga mudah dicerna karena akan lumer ketika kena air liur.

Tak perlu khawatir, harga Monde Boromon sangat terjangkau dan juga mudah didapat di supermarket terdekat, atau bunda bisa membelinya secara online. Untuk mendapatkannya secara online , bunda hanya perlu menghubungi mengunjungi situs Mondemart atau menghubungi alamat disini :

Telepon : 021 3806 966

Whatsapp : 081519666633

Website : Mondemart.com

Terimakasih Monde Boromon, telah meyakinkan saya memilih snack yang aman dan menyehatkan.

Referensi :

  1. https://www.haibunda.com/aktivitas/d-3870534/cara-asyik-menstimulasi-sensorik-anak-bermain
  2. http://www.parenting.co.id/balita/cara+stimulasi+motorik+anak

Apa itu Gluten Free ?

Bahan Makanan Gluten Free

Apa itu Gluten ?  Gluten adalah sejenis protein yang terkandung dalam bahan makanan yang sifatnya lengket sehingga membuat makanan tetap teratur bentuknya dan elastis sehingga adonan mudah mengembang. Biasanya gluten ini terkandung  dalam makanan berbahan dasar gandum, padi-padian,  dan barley. Apa saja contohnya? Bahan makanan dari olahan yang mengandung gluten contohnya mi, roti, bolu, sereal, biscuit, pasta dan lain-lain.

Apa saja bahayanya?

Jika dikonsumsi berlebih maka gluten  dapat menyebabkan beberapa masalah, antara lain:

  1. Rasa tidak nyaman pada perut, bisa berupakembung, melilit, diare, mual bahkan bisa menyebabkan luka pada lambung atauusus.
  2. Gangguan kekebalan tubuh (Celliac). Gejalanyaketika mengonsumsi bahan makanan mengandung gluten,maka tubuh akan bereaksi danmenganggap bahwa gluten merupakan zat berbahaya bagi tubuh. Tentunya dampakdari gangguan ini akan menyebabkan gangguan tubuh terutama bagian pencernaanseperti mual, kembung,  konstipasi,timbul gas yang jika berlanjut akan menyebabkan usus menjadi luka. Akibat lebihlanjut, tubuh akan menjadi lemah dan tak mampu menyrap nutrisi dengan baiksehingga menimbulkan anemia.
  3. Alergi gandum
  4. GERD (naiknya asam lambung ke esophagus) yangberakibat sesak nafas, berasa ingin sendawa, gangguan irama jantung, seringmengalami radang tenggorokan dan lain-lain.

Lalu, bagaimana mencegahnya?

Mengurangi konsumsi bahan makanan yang banyak mengandung terigu, gandum, sereal seperti roti, biscuit, mie dan semua jenis pasta serta mulai mengubah pola makan dan pola hidup dan juga mengonsumsi makanan yang gluten free ( bebas gluten), memperbanyak makan sayur dan buah serta perbanyak minum air putih.

Apa saja makanan yang Gluten Free?

Makanan gluten free merupakan makanan bebas gluten yang didapat dari bahan-bahan berikut

  1. Makanan berbahan dasar kacang-kacangan alami
  2. Sayuran
  3. Buah
  4. Telur dan daging segar
  5. Makanan berbahan tepung pati seperti olahan dari kentang, ketela, jaging, tapioca dan beras
Gluten Free 
Sumber : healthline.com

Nah, setelah tahu apa itu Gluten, bagaimana bahayanya dan bagaimana mencegahnya semoga membantu kita untuk memperbaiki pola makan agar lebih sehat.

5 Fakta Tentang Diri Sendiri

5 Fakta Tentang Diri Sendiri

Hihi, malu juga yaa sebenarnya, mengenalkan diri sendiri di blog gini. Bingung yang mau ditulis apa, takutnya tak sngaja nyebar aib sendiri, yang jelas berikut fakta tentang diri saya :

  1. Anak  Sulung yang Mandiri

Lahir sebagai anak sulung dari 3 bersaudara dan lahir ketikaekonomi keluarga belum begitu baik serta  menopang kehidupan saudara, alhasil saya yanglahir sebagai anak sulung dituntut untuk menjadi anak yang mandiri. Bapak yangkala itu sedang merintis usaha percetakannya dari nol dan hanya memiliki satupatner yang tak lain ibu saya sendiri membuat orangtua mendidik saya dengankeras. Apalagi sebagai sulung mau tak mau harus mampu menjadi teladan untukadik-adiknya. Saya yakin, di saat itu, mereka juga berharap kelak anak sulungnyaini tumbuh menjadi pribadi yang kuat, tangguh dan mandi.

mandiri
kuat
tangguh
memasang tali sepatu sendiri
sumber : https://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2017/11/28/img-20171128-161901-5a1d2a2b34aec078096b9473.jpg?t=o&v=760

    2. Introvert

Sebenarnya susah juga ya untuk saya mengungkapkan diri sayasperti apa disini. Saya cenderung pendiam dan introvert. Menyimpan rapatrahasia yang saya miliki dan ini bisa jadi sebagai plus minus diri saya. Jika sayadihadirkan dalam sebuah acara yang membuat saya bertemu dengan orang banyak,maka bisa dipastikan lawan bicara saya akan lebih dahulu menanyakan tentangdiri saya karena saya tak suka bercerita banyak mengenai diri pribadi tapisangat menikmati lawan bicara bertutur.

3. Tipe Setia

Ceilee…apa lagi ini…hehe..tapi ini real lhoh..Saya termasukorang yang susah move on. Jadi semisal saya jatuh cinta pada produk tertentu semisalbedak atau facial wash, maka bisa dipastikan saya tetap setia dan bertahanuntuk jangka waktu yang lama. Bukan tak suka mencoba sesuatu yang baru, tapi rasanyakalau sudah percaya maka saya akanjadi sosok yang memegang teguh loyalitas.

4. Cerewet pada orang terdekat

Nah ini yang agaknya mengungkap sisi negatif sekaliguspositif saya. Jika sudah percaya dan dekat maka saya akan jadi sosok pelindungdan pengayom yang baik meski kadang cerewet saya sering dimaknai dan member kesanbahwa saya galak, terlalu serius dan tak suka bercanda padahal maksud sayacare, lebih ingin melindungi. Bisa jadi kadang juga kalau PMS saya kambuh,alhasil cerewet saya makin menjadi-jadi..heheh..ups..

5. Perfeksionis

Selalu mengharapkan kesempurnaan, dan tak akan berhenti jikasaya merasa masih ada yang kurang meski sedikit.

Semisal,saat saya melihat ada noda di lantai ketika sedang mengepel meskipun hanya bekas semen yang meluberdari keramik yang ukurannya begitu kecil segera saya gosok-gosok agar hasilnyabersih sempurna. Tapi semenjak punya dua anak, sifat ini berangsur luntur. Takapalah sehabis ngepel, lantai dikotori anak. Taka apa dinding penuh coretanhasil karya anak yang lagi seneng menggambar, buku berserakan dan mainan disana-sini. Yang penting anak bahagia kalau itu.

Dampak Media Sosial bagi Surat Kabar

Tanggal 26 Oktober 2018 kemarin menjadi momen paling mengharukan dari sejak pertama kali terbitnya tabloid bola di tahun 1984. Tabloid yang sudah lebih dari 33 tahun menyapa pembaca tiap dua minggu sekali itu mengumumkan dirinya tidak lagi terbit dan di edisi terakhir tersebut menjadi ajang pamitan tabloid bola yang viral di minggu-minggu sebelumnya di twitter dengan hastag #Terimakasihpembaca. Sedih memang melihat banyak sekali surat kabar dan penerbit di Indonesia mulai gulung tikar. Beberapa surat kabar sudah beralih dalam bentuk digital yang lebih mudah dinikmati.

id_tbolas2018mth10ed2915-2024797622.jpg
sumber : ebooks.gramedia.com

Di era yang serba digital ini, semua berubah mengikuti pesatnya perkembangan teknologi. Mulai dari smartphone yang semakin pintar dilengkapi dengan beragam fitur dengan harga yang semakin terjangkau, adanya transaksi online dalam hal perbankan, kirim barang, pesan tiket pesawat dan voucher hotel, belanja online hingga pembayaran makanan pun bisa dipesan antar , semua layanan mobile ini menjadi begitu mudah aksesnya. Hal inilah yang mengakibatkan semakin turunnya minat pembaca surat kabar dan akhirnya berakibat semakin menurunnya oplah penjualan yang menyebabkan tidak sedikit pekerja media yang akhirnya merasakan dampak PHK.
Berikut ada alasan kenapa orang lebih memilih Media Sosial ketimbang membaca surat kabar :

apple applications apps cell phone

Photo by Tracy Le Blanc on Pexels.com

1. Memperoleh berita secara cepat dan tepat

Adanya sosial media seperti Twitter, Instagram, Facebook, Linkedin, Google+, Youtube, dan masih banyak lagi membuat orang mengetahui peristiwa terkini dan lebih mudah mengetahui fakta di lapangan tanpa merasa perlu lagi membaca surat kabar yang kemunculan beritanya baru bisa dinikmati esok harinya setelah kejadian.

2. Sangat mudah diakses tanpa perlu keluar ruangan

Semua pembaca menjadi mudah mengakses informasi terkini dengan sangat cepat bahkan dalam hitungan detik.

3. Bebas berkomentar dan Memberitakan.

Dengan adanya media yangserba digital, setiap orang menjadi semakin pandai melaporkan pemberitaan terkini yang dikemas dalam format foto hingga video kejadian hingga bermunculan hoax dimana-mana. SAtu hal yang perlu diingat, tetaplah bijak menggunakan media sosial dan tidak melanggar undang-undang.

4. Pembaca menjadi terhubung satu sama lain tanpa merasa perlu bertatap muka langsung.

5. Perusahaan mulai melirik media sosial sebagai ajang promosi

Dengan semakin mudahnya berjejaring sosial, produsen akhirnya memutuskan beralih ke media sosial untuk mempromosikan produknya. Semakin viral selebgram, youtuber, dan influencer maka dirinya akan semakin potensial menerima tawaran iklan produk, produsen akan lebih memilih beriklan di media digital daripada surat kabar.

Ini Alasanku Menulis Blog

Hal yang sering dialami blogger pemula seperti saya ini adalah bingung bagaimana memulai belajar menulis agar tulisannya bisa dinikmati smua orang. Awalnya memulai dengan mengetik 50 karakter setelah itu edit sana edit sini kemudian stag alias berhenti. Bingung yang kira-kira mau ditulis. Kalau udah gitu, bawaannya jadi males buat lanjutin tulisannya dan jadilah cuma ngedit tema terus nutup blog. Hehe…pengalaman saya banget yang ini…Dari pngalaman ini, dan dari ikut komunitas parenting dari situlah perjalanan jadi blogger ini berlanjut. Satu persatu saya temukan cara agar tetep bisa semangat melanjutkan mimpi saya untuk bisa nulis meski belum cucok meong alias belum enak dibacanya. Saya mulai mengenal teman yang suka ngeblog dengan beragam tema yang mereka usung. Ada yang nulis blog lebih karena memang profesinya jadi penulis dan content writer, ada pula yang sering menerima tawaran review produk dan adapula yang ngeblog hanya sekedar bersenang-senang, menyimpan arsip dan berbagi ilmu.

Dari mengenal bermacam blogger inilah saya jadi sering berkunjung ke laman mereka dan disitu saya menemukan secercah harapan. Seperti semacam menemukan jarum diantara jerami, berawal dari ketidaksengajaan akhirnya ketemulah saya dengan Blogger Perempuan. Ketika saya kulik lamannya, Eh..tetiba saya jatuh cinta..Love at first sight gitu dan saya putuskan gabung disini.

Kenapa saya memutuskan gabung di Blogger Perempuan dan bangga memasang Bannernya meski belum punya follower?. Bergabung di Komunitas Blogger Perempuan ini ternyata punya banyak manfaat antara lain :

  1. Silaturahmi

Ya, dari Blogger Perempuan ini saya jadi bertemu dengan banyak orang di dunia maya. Dari ibu rumah tangga hingga anak kuliahan. Dari yang hobi kulineran hingga yang suka ngcraft. Saya jadi merasa menemukan saudara. Di Blogger Perempuan saya berharap bisa mengenal dan berteman dengan banyak orang, siapa tau akhirnya berujung pada ikatan silaturahmi ataupun bisnis, hehe..maunyaa.. Kalau sudah punya teman gini akhirnya kita bisa saling mengingatkan jika salah dan menyemangati dalam kebaikan.

group of people doing star handsign

Photo by rawpixel.com on Pexels.com

  1. Agar Termotivasi

Dengan berkomunitas dan bergabung di Blogger Perempuan ini, kita seperti menemukan keluarga. Melihat teman bersemangat menulis, saya jadi ikutan bersemangat. Jika sudah mulai kendor semangatnya, kita bisa blogwalking ke laman teman kita dan jadilah kita bersemangat lagi.

  1. Info Lomba

Baru-baru ini, saya jadi hobi ikut lomba dan kontes. Maklum, sebagai istri yang kegiatannya lebih banyak di rumah. Saya jadi terdorong untuk mengikuti beragam kontes dan lomba agar tidak jenuh dengan aktivitas keseharian. Di Blogger Perempuan saya menemukan banyak info kontes yang memacu saya untuk menulis lagi dan lagi.

  1. Mencari Inspirasi

Disini, di Blogger perempuan ini saya juga jadi menemukan banyak ide menulis dan bermacam gagasan dari beragam orang. Dari sekedar hobi jalan-jalan bisa jadi penulis buku, dari hobi memasak bisa mendulang dolar, bahkan yang hobinya berkomentar bisa dibayar. Seru kan..

business money innovation icon

Photo by Pixabay on Pexels.com

  1. Menjadi Profesional

Bagi saya yang masih apalah ini, saya begitu terbantu dengan ikut platform ini. Yang tadinya buta soal blog, akhirnya sedikit banyak saya jadi tau soal SEO, Google trends, yang lagi viral bhkan belajar bagaimana hobi yang kita tekuni ini bisa mendulang dolar gaess..Masih menyangkal gak mau gabung disini? Yang ada..rugiiiii….

Judul Blogku bagian dari diriku

Kalau ditanya kenapa memilih judul blog seperti yang tercantum, saya jadi galau deh. Gak punya alasan tepatnya..Asal tiba-tiba muncul aja. Saya sudah sering ganti-ganti judul blog, sampai hari inipun sepertinya belum klik sama judulnya. Kalau alamatnya, dari awal memang sudah kebacut (red : terlanjur) demikian. Mau diganti, ternyata susah. Mungkin nanti ya, kalau udah jadi .com baru saya ganti judul yang catching, enak didenger dan dihafal.

Pertama kali, judulnya waktu itu sama kayak alamatnya. Emang dasar usia labil dan masih suka galau, alhasil jadilah alamat dan judulnya menandakan kegalauan. Pernah juga saya ganti judul jadi kinanthi karena waktu itu online shop saya judulnya itu, itung-itung sekalian promosi ceritanya.

 

Padahal, judul yang baik itu juga seperti doa. Menyiratkan konten dalam blognya. Cuma ya karena isinyapun gado-gado, belum punya spesifikasi yang jelas meskipun ada kecenderungan ke arah parenting dan hobi jadi judulnya demikian

Akhir dari kegalauan saya selama ini semoga berhenti disini. Ya, judul blog “Catatan Perjalanan” lebih karena saya meniatkan blog sebagai

  1. Arsip saya dalam berproses membesarkan dua anak
  2. Menekankan perjalanan hidup saya.

Saya hanya berpikir siapa tau nantinya perjalanan hidup saya bisa jadi bahan untuk bercerita ke anak cucu, bahwa eyangnya pernah punya blog. Pernah gagal bikin masakan tapi terus mau belajar memperbaiki. Pernah berbuat kesalahan mendidik anak tapi terus mau belajar dan bersungguh-sungguh tak mengulangi. Pernah juga bikin DIY karena alasan lagi gak punya duit atau memang lagi irit sekaligus mengasah kreativitas emak-emak. Pernah ada senang, sedih, duka dan gembira dalam membersamai suami dan anak. Yang pasti tujuannya mengharap ridho Allah dan suami sekaligus agar usia yang ada menjadi berkah buat semua.

3.  Tempat curhat

Diary bernama blog ini juga merupakan bagian hidup saya. Karena proses menulis itu juga bisa jadi penyembuh luka agar prosesnya menjadi lebih cepat dan menyenangkan dan sekaligus agar proses metamorfosis saya terekam disini agar bisa menjadi kupu-kupu yang cantik di mata Allah. Yang jelas bukan nyampah ala kadarnya tetapi lebih ingin menebar energi positif.

Bagaimana denganmu? Apa judul blogmu?